Seorang pasien suspect Virus Corona (COVID-19) di RS dr. Kariadi Semarang dilaporkan meninggal pada Minggu (23/2/2020). Namun pihak rumah sakit sudah memberikan penjelasan bahwa yang bersangkutan meninggal bukan karena Virus Corona.
Pasien mulai dirawat di rumah sakit sejak 19 Februari dan telah ditempatkan di ruang isolasi khusus dan steril karena gejala yang dialami mirip penderita virus corona. Pasien menderita demam tinggi, batuk dan sesak napas setelah bepergian ke Spanyol dan Uni Emirat Arab.
Ketika pasien meninggal dunia, pihak RS dr. Kariadi telah melakukan SOP khusus dengan membungkus jenazah dengan plastik rangkap sebelum dimasukkan ke dalam peti sesuai dengan standar penanganan jenazah yang terindikasi terinfeksi virus.
Meski identitas pasien dan sebab meninggalnya pasien tidak bisa dibagikan ke masyarakat, akan tetapi dinas terkait telah memastikan dan mengkonfirmasi bahwa sebab meninggalnya pasien bukanlah karena Virus Corona (Covid-19). Semua hasil tes menunjukan hasil negative terjangkit virus tersebut.