Kanker Kolorektal adalah jenis kanker yang terbentuk di usus besar atau rektum. Karena keduanya memiliki banyak kesamaan, keduanya sering di kelompokkan bersama sebagai kanker kolorektal. Usus besar juga disebut kolon. Ini juga merupakan organ yang merupakan bagian dari sistem pencernaan. Dindingnya dilapisi otot yang mendorong isinya, membuang air,garam,dan beberapa nutrisi serta limbah yang membentuk feses. Rektum adalah bagian terakhir dari usus besar yang berakhir di anus.

Jenis-jenis Kanker Kolorektal :

  • Adenokarsinoma Kolorektal, kanker yang tumbuh di sel epitel yang melapisi usus besar atau rektum.
  • Tumor Karsinoid Gastrointestinal, kanker yang tumbuh lambat yang berkembang ditumor neuroendokrin
  • Kanker Kolorektal Metastasis, sel kanker terkadang menyebar dari tumor usus besar atau rektum ke bagian tubuh lainnya. Sel-sel ini bergerak melalui aliran darah atau sistem limfatik dan menetap untuk membentuk organ baru. Meskipun tumor dapat berkembang di organ baru, tumor tersebut tetap dinamai berdasarkan asalnya.

Kanker Kolorektal Memiliki 5 Stadium :

  • Tahap 1, dikenal sebagai karsinoma in situ atau karsinoma intramukosa. Kanker belum tumbuh melampui lapisan dalam usus besar atau rektum.
  • Tahap 2, kanker tersebut telah tumbuh melewati mukosa muskularis dan masuk ke submukosa. Kanker tersebut belum menyebar ke kelenjar getah bening didekatnya.
  • Tahap 3, kanker tersebut telah menembus sebagian besar lapisan usus besar atau rektum, dan mungkin telah menyebar ke organ lain. Kanker tersebut belum menyebar ke kalenjar getah bening
  • Tahap 4, kanker tersebut telah menyebar ke kalenjar getah bening didekatnya tetapi belum menyebar ke bagian tubuh lainnya.
  • Tahap 5, kanker telah menyebar ke organ dan jaringan yang jauh. Biasanya terjadi di hati, tetapi juga dapat menyebar ke paru-paru,otak,peritoneum(lapisan rongga perut).

Tanda & Gejala Kanker Kolorektal :

  • Perubahan yang terus menerus pada pola buang air besar, seperti diare, sembelit,atau penyempitan lainnya.
  • Perasaan bahwa buang air besar belum sepenuhnya lega
  • Pendarahan rektal
  • Adanya darah dalam tinja, baik berwarna merah terang atau sangat gelap.
  • Sering mengalami kram perut,nyeri perut karena gas, dan kembung.
  • Kelemahan dan kelelahan
  • Penyebab penurunan berat badan secara tiba-tiba tidak di ketahui.

Yang Berisiko Terkena Kanker Kolorektal :

  • Kelebihan berat badan dan kurang aktivitas secara fisik
  • Menerapkan pola makan yang salah
  • Merokok
  • Pecandu alkohol berat

Faktor Risiko yang tidak dapat diubah:

  • Tua
  • Riwayat pribadi polip kolorektal atau kanker kolorektal
  • Riwayat keluarga penyakit radang usus
  • Riwayat keluarga menderita kanker kolorektal
  • Sindrom bawaan
  • Latar belakang ras dan etnis
  • Menderita diabetes type  2

Apa yang bisa dilakukan ?

  • Pertahankan berat badan yang seimbang
  • Menerapkan pola makan sehat
  • Tingkatkan aktivitas fisik
  • Jangan merokok

Mitos & Fakta tentang Kanker Kolorektal

MitosFakta
Tidak perlu menjalani pemeriksaan skrining kanker kolorektal jika buang air besar secara teratur dan merasa sehatKanker kolorektal adalah pembunuh berantai, karena gejalanya mungkin baru terlihat jelas pada stadium lanjut kanker dimana peluang untuk sembuh jauh lebih besar
Tidak perlu menjalani pemeriksaan skrining kanker kolorektal jika tidak ada riwayat kanker kolorektal dalam keluargaHanya 10 hingga 20 persen yang di diagnosis menderita kanker kolorektal memiliki riwayat keluarga dengan kanker kolorektal. Seseorang tetap bisa terkena kanker kolorektal meskipun tidak ada kerabat yang pernah mengidapnya.
Setelah didiagnosis menderita kanker kolorektal tidak ada cara untuk menyembuhkannyaKanker kolorektal dapat dicegah dan pengobatanya dimungkinkan jika dideteksi sejak dini. Mereka yang didiagnosis pada stadium awal memiliki peluang lebih dari 90% untuk sembuh dan bertahan hidup dari kanker ini.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang kanker kolorektal dan cara pengobatanya , hubungi Kantor Perwakilan Rumah Sakit Malaysia dan Singapura 0815 1715 1881