PM Muhyiddin Yassin Umumkan Malaysia Lockdown Nasional, berita ini disampaikan langsung didalam pidato pada Senin (16/03/2020) malam. Lockdown akan dimulai dari 18 Maret 2020 hingga 31 Maret 2020. Hal ini dikarenakan kasus Virus Covid-19 melonjak menjadi 553 kasus dalam beberapa hari terakhir, menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara dari kabar sebelumnya bahwa Malaysia nyaris terbebas dari virus ini.

Banyak yang mengkaitkan lonjakan kasus di Malaysia ini berhubungan erat dengan sebuah acara keagamaan di Masjid Sri Petaling yang diikuti oleh lebih dari 10 ribu peserta dari berbagai negara, termasuk masyarakat lokal Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Singapura, Kamboja, Brunei Darussalam, China, Korea Selatan, Jepang, Australia, hingga Jerman. Diperkirakan ada 696 WNI menghadiri acara akbar yang diadakan pada 27 Februari 2020 hingga 01 Maret 2020 tersebut.

Dengan pengumuman resmi Lockdown, saat ini Pemerintah Malaysia melarang warganya untuk melakukan perjalanan ke luar negeri dan menutup semua bisnis kecuali toko yang menjual makanan dan kebutuhan sehari-hari. Penutupan ini termasuk semua sekolah, kantor swasta, lembaga pemerintahan, pom bensin, mall, bank dan lain lain.

Pemerintah Malaysia juga tidak memberi ijin untuk semua pendatang dari luar negeri termasuk turis dan pasien yang beragenda untuk berobat. Untuk pasien yang sudah ada jadwal ke Malaysia bisa melakukan check di Whatsapp Hotline 0817 0778 758.