Kanker tiroid adalah keganasan yang tumbuh pada kelenjar tiroid di leher, sering ditandai dengan benjolan yang tidak sakit, suara serak, atau kesulitan menelan.

Umumnya menyerang wanita, kanker ini memiliki tingkat kesembuhan tinggi jika dideteksi dini. Penanganan utama meliputi operasi (tiroidektomi), terapi iodium radioaktif, dan terapi hormon.

Kanker tiroid biasanya tidak menimbulkan tanda atau gejala pada awal penyakit. Namun, ada beberapa kondisi yang menjadi ciri-ciri kanker tiroid yang sudah tumbuh, yaitu: 

Benjolan di leher dengan ciri terasa keras, tidak mudah bergerak dan berubah semakin besar seiring waktu

  • Suara serak
  • Kesulitan bernapas
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Sakit di leher dan tenggorokan
  • Kesulitan menelan
  • Batuk tetapi tidak flu

Sementara itu, penyebab dari kanker tiroid terdiri atas beberapa faktor, seperti:

  • Faktor makanan, seperti kelebihan atau kekurangan yodium.
  • Paparan radiasi.
  • Sindrom genetik yang diturunkan. Beberapa kondisi, termasuk kanker, berasal dari DNA yang diperoleh dari orang tua.

Untuk mengobati penyakit kanker tiroid, metode pengobatan utamanya adalah pembedahan. Namun, sebenarnya masih ada berbagai metode lain untuk mengatasi kanker tiroid, termasuk terapi iodine radioaktif.

Radioiodine (yodium radioaktif, biasanya I-131) adalah bentuk yodium radioaktif yang digunakan dalam pengobatan kedokteran nuklir untuk menghancurkan sel-sel tiroid yang terlalu aktif atau sel kanker. Terapi ini bekerja karena kelenjar tiroid secara alami menyerap yodium, sehingga radioiodine yang ditelan akan terkonsentrasi di sana, membunuh sel ganas atau jaringan tiroid yang berlebih tanpa merusak organ lain secara signifikan.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang pengobatan Radioiodine untuk Kanker Tiroid , hubungi Kantor Perwakilan Rumah Sakit Malaysia :

Ph 0878 0909 7979 / 0852 0128 9999