Polip adalah jaringan abnormal dengan tangkai yang tumbuh di dalam tubuh, biasanya kecil dan berbentuk seperti jamur. Walau sering disalahartikan sebagai tumor berbahaya, polip sebenarnya adalah tumor jinak dan bukan kanker. Namun, polip tetap harus diwaspadai karena kemungkinannya untuk berkembang menjadi kanker.
Dalam kesempatan tanya jawab bersama dr. Aaron Poh, dokter bedah digestif dari Mount Elizabeth Hospital, menjelaskan beberapa isu penting seputar hal ini:
1. Maag dan Kanker Usus: Kanker usus dan kanker lambung adalah dua hal yang berbeda. Polip pada usus, yang tidak selalu terlihat pada endoskopi rutin, dapat berkembang menjadi kanker usus jika tidak dideteksi dan diobati dengan tepat. Sebaiknya melakukan pemeriksaan endoskopi secara berkala untuk mendeteksi polip.
2. Infeksi Helicobacter Pylori: Infeksi bakteri ini biasanya menyebabkan masalah lambung seperti gastritis atau tukak lambung, dan tidak ada bukti langsung yang menghubungkannya dengan kanker usus.
3. Kanker Usus pada Usia Muda: Meski kanker usus lebih umum terjadi pada orang tua, kondisi ini juga bisa terjadi pada usia muda. Pemeriksaan rutin tetap penting.
4. Kolonoskopi: Disarankan untuk memulai kolonoskopi pada usia 50 tahun pada umumnya, atau lebih awal rentang 30-35 tahun terutama jika ada riwayat keluarga dengan kanker usus, untuk mendeteksi kanker secara dini. Frekuensi pengecekan yang disarankan para ahli pada umumnya adalah 5-10 tahun, sedangkan menurut dr. Aroon akan lebih baik jika setiap 3 tahun.
5. Pendarahan dari Anus: Pendarahan melalui anus bisa menjadi gejala kanker usus, dan pemeriksaan lebih lanjut seperti kolonoskopi diperlukan untuk diagnosis yang akurat.
6. Penurunan Berat Badan: Penurunan berat badan tiba-tiba tanpa alasan jelas bisa menandakan kanker usus, terutama jika terjadi dalam beberapa bulan.
7. Polip dalam Usus: Memiliki satu polip besar lebih berisiko berkembang menjadi kanker dibandingkan banyak polip kecil, tetapi keduanya perlu dipantau dan diobati secara teratur.
8. Ambeien dan Kanker Usus: Ambeien atau wasir dapat menyebabkan pendarahan dari anus, tetapi tidak menyebabkan kanker usus secara langsung.
Penting untuk memperhatikan gejala dan melakukan pemeriksaan medis yang sesuai untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah perkembangan penyakit yang lebih serius.
Untuk menambah pengetahuan terkait penyebab kanker usus dan tindakannya, Anda bisa membaca artikel berikut Apa Faktor Penyebab Kanker Usus? Dan Apa Saja Bentuk Tindakannya? | SOS Ambulance Udara. Simak juga penjelasan dr. Aroon Poh secara lengkap melalui tautan YouTube berikut: