Campak adalah penyakit akibat infeksi virus yang ditandai dengan demam, sakit tenggorokan, dan ruam di seluruh tubuh. Infeksi campak berawal dari saluran pernapasan yang kemudian menular melalui percikan air liur.
Gejala awal campak atau measles adalah sakit tenggorokan, mata berair dan kemerahan (konjungtivitis), dan bintik putih di dalam mulut. Ruam yang muncul mulanya berupa bintik-bintik merah kecil, kemudian menyatu hingga ukurannya membesar.
Penyebab Campak
Campak disebabkan oleh infeksi virus Morbillivirus. Virus ini dapat menular dengan mudah melalui droplets atau percikan liur dari mulut dan hidung penderita campak, yang keluar ketika batuk, bersin, atau berbicara.
Seseorang juga bisa terkena campak ketika menyentuh mulut atau hidungnya setelah memegang benda yang telah terkontaminasi droplets penderita campak. Risiko untuk terkena campak pun meningkat pada kondisi berikut::
- Bayi yang belum cukup umur untuk mendapatkan vaksin
- Siapa pun yang belum mendapatkan vaksin campak dan MMR secara lengkap
- Tinggal bersama atau merawat orang yang terinfeksi campak
- Daya tahan tubuh lemah akibat kondisi kesehatan tertentu, seperti menderita HIV/AIDS atau kanker
Adapun Gejala Campak
Gejala campak akan timbul sekitar 7–14 hari setelah terinfeksi, dengan keluhan awal mirip dengan gejala flu. Berikut adalah beberapa gejala campak:
- Demam
- Lemas
- Pilek atau hidung tersumbat
- Batuk kering
- Diare
- Muntah
- Hilang nafsu makan
- Mata merah, berair, dan sensitif terhadap cahaya
- Muncul bercak putih di dalam mulut
- Beberapa hari setelah mengalami gejala di atas, ruam kemerahan umumnya akan muncul di area wajah dan leher. Ruam ini pun dapat menyebar ke hampir seluruh tubuh. Ukuran ruam campak awalnya kecil, tetapi dapat menyatu dan membentuk ruam besar
Berikut adalah langkah-langkah detail pencegahan virus campak:
- Vaksinasi/Imunisasi:
Imunisasi Rutin: Pastikan anak mendapatkan imunisasi campak atau MMR sesuai jadwal (usia 9 bulan, 18 bulan, dan dosis penguat saat sekolah dasar)
Vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella): Sangat efektif (97%) mencegah penyakit, direkomendasikan untuk anak-anak dan orang dewasa yang belum pernah divaksinasi atau belum pernah terkena campak.
- Hindari Kontak Langsung: Campak sangat menular melalui udara (droplet/partikel kecil). Hindari kontak fisik dan berdekatan dengan orang yang terinfeksi.
- Isolasi Penderita: Jika ada yang terkena campak, segera isolasi untuk mencegah penyebaran ke orang lain, terutama bayi dan orang dengan imun lemah.
- Kebersihan Diri dan Lingkungan:
- Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
- Terapkan etika batuk dan bersin (menutup mulut dan hidung).
- Gunakan masker saat berada di keramaian atau di sekitar orang yang sakit.
Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Virus Campak , Vaksin dan Pengobatannya segera hubungi Kantor Perwakilan Rumah Sakit Malaysia dan Singapore :
0878 0909 7979 / 0852 0128 999